2026年4月4日 星期六

Sutra Raja AgungAvalokitesvara

 

Sutra Raja AgungAvalokitesvara

 

Mengundang Maha-astaBodhisattva

 

Berlindung kepada Avalokitesvara Bodhisattva.                          

Berlindung kepada Maitreya Bodhisattva.

Berlindung kepada AkasagarbhaBodhisattva.                         

Berlindung kepada Samantabhadra Bodhisattva.

Berlindung kepada VajrapaniBodhisattva.                             

Berlindung kepada Manjusri Bodhisattva.

Berlindung kepada Sarvanivāraņa-Vişkambhin Bodhisattva.                 

Berlindungkepada Ksitigarbha Bodhisattva.

 

Berlindungkepada Sarva Bodhisattva Mahasattva.

 

BodhisattvaAvalokitesvara, Terpujilah Buddha, Terpujilah Dharma, Terpujilah Sangha.

Karena berjodohdengan Buddhaloka, sehingga dapat berlindung kepada Buddha dan Dharma. Dapatmencapai mahasukha samadhi dan kesucian diri, dikarenakan berjodoh denganBuddhadharma.

Terpujilah MahaPrajna Paramita, Mantra yang Mahasakti.

TerpujilahMaha Prajna Paramita, Mantra yang Mahaterang.

TerpujilahMaha Prajna Paramita, Mantra yangMahatinggi.

Terpujilah Maha PrajnaParamita, Mantra yang tiada bandingannya.

TerpujilahBuddha Cahaya Suci nan Rahasia, Buddha Dharmagarbha, Buddha Raja Keheningan Auman Singa Kaki Dewa.

Buddha Raja Pelita Semeru, Buddha Pelindung Dharma, BuddhaVajragarbha Singa Berkelana.

Buddha Ratnaketu, Buddha Abhijna, Buddha Bhaisajyaguru Vaiduryaraja.

Buddha Raja GunungPahala Samanthaprabha,Buddha Raja Ratna Pahala dalamKebajikan.

TujuhBuddha masa lampau, Seribu Buddha Bradha Kalpa masa depan, Seribu Lima RatusBuddha, Lima Belas Ribu Buddha.

Lima Ratus BuddhaVijaya, Sepuluh miliar Buddha Vajragarbha, Buddha Samadhi Prabha.

Nama agung enamBuddha di enam penjuru, antara lain di timur Buddha Raja Ratnaprabha SuaraKeagungan Mulia Candra Istana Rembulan.

Di selatan Buddha RajaBunga Akar Pohon, di barat Buddha Raja Kembang Api Abhijna Raja Hitam.

Di utara Buddha SuciIstana Candra, di atas Buddha Penguasa Ratna Virya Tak Terhingga.

Di bawah Buddha RajaSuara Candra Keheningan Mulia, Para Buddha yang tak terhingga, Buddha Prabhutaratna.

Buddha Sakyamuni,Buddha Maitreya, Buddha Akshobya, Buddha Amitabha.

Seluruh insan dipusat dunia dan di alam Buddha. Baik yang berjalan di atas bumi.

Maupun di tengahangkasa. Berwelas asih pada para insan, memberikan mereka ketenangan dankedamaian.

Jika insan melatihdiri siang dan malam, serta selalu menjapa Sutra ini dalam hati. Maka,penderitaan hidup dan mati dapat dilenyapkan, semua racun berbahaya pun sirna.

TerpujilahAvalokitesvara yang maha bijak, Avalokitesvara yang memiliki pengamatan tajam,Avalokitesvara yang mulia.

Avalokitesvara yangberpikiran terbuka, Bodhisattva Bhaisajya-raja, Bodhisattva Bhaişajya-samudgata.

Bodhisattva Manjusri,Bodhisattva Samantabhadra, Bodhisattva Akasagarbha, Bodhisattva Ksitigarbha.

Miliaran Bodhisattvadi Gunung Ratna Teduh, Bodhisattva titisan agung dari Tathagata Samantaprabharaja.

Marilah terus-menerusmenjapa Sutra ini. Sapta Buddha Bhagavan mengucapkan mantra sebagai berikut:

    Lí Pó Lí Pó Dì.     Qiú Hē Qiú Hē Dì.    Tuó Luó NíDì.     Ní Hē Lā Dì.    

      Pí Lí Ní Dì.     Mó Hē Qīe Dì.   Zhēn Líng Qián Dì.  Suō Hā.        

Pí Lí Ní Dì.     Mó Hē Qīe Dì.   Zhēn Líng Qián Dì.  Suō Hā.        

Pí Lí Ní Dì.     Mó Hē Qīe Dì.   Zhēn Líng Qián Dì.  Suō Hā.        

Pí Lí Ní Dì.     Mó Hē Qīe Dì.   Zhēn Líng Qián Dì.  Suō Hā.        

Pí Lí Ní Dì.     Mó Hē Qīe Dì.   Zhēn Líng Qián Dì.  Suō Hā.        

Pí Lí Ní Dì.     Mó Hē Qīe Dì.   Zhēn Líng Qián Dì.  Suō Hā.             

 

Sepuluh PenjuruAvalokitesvara dan semua Bodhisattva berikrar untuk menolong para insan,melalui penjapaan nama agung, semuanya dapat memperoleh pembebasan.

Yang memilikikebijaksanaan pasti akan menjelaskan sutra ini dengan penuh perhatian. Namunbagi yang memiliki nidana atau jodoh karma pasti akan menjapanya tanpa henti.

Bagi yang menjapasutra ini hingga genap seribu kali, terus-menerus menjapa tanpa henti dalamhati, maka kobaran api tidak dapat melukainya, segala jenis senjata langsunghancur berkeping-keping.

Amarah menjadisukacita, yang mati pun hidup kembali. Jangan mengatakan bahwa semua ini adalahbohong, Para Buddha tidak berdusta.

Raja AgungAvalokitesvara mampu menyelamatkan dari segala penderitaan, bahkan yang beradadalam kesulitan yang sangat kritis sekalipun, yang mati pun hidup kembali.

Ucapan Para Buddhatidak bohong, oleh karena itu, hendaknya bersembah sujud, japakan genap seribukali, maka semua dosa berat pun sirna.

Bagi yang memilikiberkah dan keyakinan kokoh, pasti akan tekun menjapanya.

Semogapahala ini dilimpahkan kepada semua makhluk. Menjapa genap seribu kali, semuadosa berat pun sirna.

 

Demikianlah SutraRaja Agung Avalokitesvara telah usai dijapakan.

 

 

沒有留言:

張貼留言